Tutorial Mempercantik Tampilan Blog agar Nyaman Dibaca
Devi
Table of Contents
Setelah semangat menulis artikel-artikel keren, langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah memastikan blog kita nyaman dilihat dan dibaca. Jujur saja, sebagus apapun kontennya, kalau tampilannya berantakan atau bikin mata lelah, pengunjung pasti malas berlama-lama, kan?
Di artikel ini, saya akan berbagi beberapa tips dan tutorial sederhana untuk mempercantik tampilan blog kamu. Nggak perlu jago coding kok, cukup pahami prinsip dasarnya!
1. Pilih Tema (Template) yang Responsif dan Bersih
Ini adalah pondasi utama. Tema yang bagus adalah yang:
- Responsif: Tampilannya tetap rapi saat diakses dari HP, tablet, atau laptop.
- Bersih (Minimalis): Tidak terlalu banyak ornamen atau widget yang bikin berat loading dan mengalihkan fokus dari konten.
- Contoh: Untuk platform seperti Blogger atau WordPress, banyak tema gratisan yang modern dan minimalis. Cari yang punya banyak white space (ruang kosong).
2. Gunakan Font yang Mudah Dibaca
Pilihan font sangat mempengaruhi kenyamanan membaca.
- Pilih Font Standar: Hindari font yang terlalu "nyentrik" atau bersambung untuk teks paragraf utama. Gunakan font seperti Open Sans, Lato, Montserrat, Roboto, atau Noto Sans. Font-font ini sudah teruji nyaman di berbagai perangkat.
- Ukuran Font: Untuk teks paragraf, usahakan minimal 16px. Untuk judul, gunakan ukuran yang lebih besar dan tebal agar menonjol.
- Warna Font: Kontraskan warna teks dengan latar belakang. Teks hitam di latar putih adalah kombinasi paling optimal. Hindari teks abu-abu terang di latar putih yang bikin mata cepat lelah.
3. Struktur Artikel yang Teratur dengan Heading
Bayangkan kamu membaca koran. Pasti ada judul besar, sub-judul, dan paragraf kecil-kecil, kan? Begitu juga dengan blog.
- Gunakan Heading (H1, H2, H3): Judul utama artikel adalah H1. Sub-bagian pakai H2, dan sub-sub-bagian pakai H3. Ini membantu pembaca memindai isi artikel dan mempermudah Google memahami struktur kontenmu.
- Paragraf Pendek: Jangan membuat paragraf yang terlalu panjang (lebih dari 4-5 baris). Pecah menjadi paragraf-paragraf kecil agar lebih mudah dicerna.
- Daftar (Listicle): Gunakan bullet points atau numbered list untuk poin-poin penting. Seperti yang saya lakukan di artikel ini!
4. Perhatikan Penggunaan Gambar dan Media
Gambar bukan hanya pemanis, tapi juga "pemecah" teks agar tidak monoton.
- Gambar Berkualitas: Gunakan gambar yang relevan, berkualitas tinggi, dan tidak pecah. Kamu bisa mencari gambar gratis di Unsplash, Pexels, atau Pixabay.
- Ukuran File Gambar: Kompres ukuran file gambar agar tidak membuat blog loading lambat. Banyak tools online gratis seperti TinyPNG atau ShortPixel.
- Video atau GIF: Sisipkan video singkat atau GIF jika relevan dan bisa menjelaskan sesuatu dengan lebih baik.
5. Jangan Lupakan "White Space" (Ruang Kosong)
White space adalah area kosong di sekitar teks, gambar, atau elemen desain lainnya.
- Fungsi: Membuat tampilan tidak sesak, memberikan "napas" pada desain, dan memudahkan mata untuk fokus pada konten utama.
- Tips: Beri jarak yang cukup antara paragraf, antara gambar dan teks, serta antara elemen-elemen di sidebar (jika ada).
Kesimpulan
Mempercantik tampilan blog itu seperti menata rumah. Tidak perlu mewah, yang penting rapi, bersih, dan nyaman dihuni (atau dinikmati). Dengan menerapkan tips di atas, blog Devi.my.id akan semakin profesional dan menarik bagi setiap pengunjungnya!
Posting Komentar